Menghitung Rangkaian Seri Resistor

Salah satu materi elektronika dasar yang sering dipelajari dan digunakan dalam dunia elektro adalah rangkaian resistor. Rangkaian resistor memiliki banyak variasi seperti rangkaian seri, rangkaian pararel, rangkaian campuran atau sering juga disebut dengan rangkaian seri-pararel. Rangkaian - rangkaian tersebut merupakan rangkaian dasar yang harus dipahami oleh para pelaku dunia elektro. Jika rangkaian rangkaian dasar tersebut tidak dipahami dengan baik maka kita akan sedikit kesusahan dalam belajar elektro khususnya hardware di dunia elektronika.

Rangkaian seri resistor adalah rangkaian resistor yang disusun secara berderet. Jika suatu rangkaian resistor disusun secara seri maka akan mengakibatkan hambatan total rangkaian tersebut semakin besar.. Rangkaian seri resistor memiliki fungsi diantaranya :

  1. Membatasi arus listrik yang mengalir pada suatu rangkaian
  2. Sebagai pembagi tegangan pada titik tertentu
Dalam artikel ini akan sedikit kita bahas mengenai hambatan total, arus dalam rangkaian seri resistor, tegangan dalam tiap resistor, dan daya pada tiap resistor yang disusun secara seri. Baiklah langsung saja dimulai dengan menggunakan sebuah contoh rangkaian seri resistor yang disuplai dengan tegangan DC berikut ini.

Menghitung rangkaian seri resistor

Gambar rangkaian seri resistor

Hambatan total
Rumus untuk hambatan total resistor yang disusun secara seri adalah Rt = R1+R2+R3+...+Rn . Dalam contoh rangkaian tersebut dapat diperoleh Rt sebesar 3k4 Ohm yaitu penjumlahan dari R1 sampai R3.

Rt = R1+R2+R3
Rt =1k + 1k2 +1k2

Tegangan resistor seri
Tegangan tiap-tiap resistor yang disusun secara seri berbeda jika hambatan tiap resistor beda. Rumus tegangan total ( Vt ) adalah Vt=VR1+VR2+VR3+...+VRn . Dalam contoh tersebut dapat diketahui tegangan ditiap resistor adalah sebagai berikut.

Vt = Vs = 12 V

VR1 = (R1/Rt) * Vt
VR1 = ( 1k / 3k4 ) * 12
VR1 = 3,53 Volt


VR2 = (R2/Rt) * Vt
VR2 = ( 1k2 / 3k4 ) * 12
VR2 =  4,24 Volt

VR3 = (R3/Rt) * Vt
VR3 = ( 1k2 / 3k4 ) * 12
VR3 =  4,24 Volt

Arus resistor seri
Arus dalam setiap resistor yang disusun secara seri adalah sama dengan arus total rangkaian resistor seri. Untuk mengetahuinya kita dapat menggunakan rumus hukum Ohm dengan rumus I = V/R. Jadi arus yang mengalir pada rangkaian tersebut dapat dihitung sebagai berikut.

It = Vs / Rt
It = 12/3k4
It = 0,00353 A
It = 3,53 mA

IR1 = VR1 / R1
IR1 = 3,53 / 1k
IR1 = 3,53 mA

IR2 = VR2 / R2
IR2 = 4,24 /1k2
IR2 = 3,53 mA

IR3 = VR3 / R3
IR3 = 4,24 /1k2
IR3 = 3,53 mA

Daya resistor seri
Menghitung daya pada rangkaian resistor yang disusun seri dengan menggunakan rumus P = V*I atau P = I^2 * R atau P = V^2 / R . Daya total dalam rangkaian seri resistor adalah penjumlahan dari daya tiap resistor yang menyusunnya. Daya dalam tiap resitor penyusun berbeda. Untuk membuktikannya mari kita hitung bersama-sama.

Pt = It^2 * Rt
Pt = 3,53mA ^2 * 3k4 Ohm
Pt = 42,37 mW

PR1 = IR1^2 * R1
PR1 = 3,53mA^2 * 1kOhm
PR1 = 12,46 mW

PR2 = IR2^2 * R2
PR2 = 3,53mA^2 * 1k2Ohm
PR2 = 14,95 mW

PR3 = IR3^2 * R3
PR3 = 3,53mA^2 * 1k2Ohm
PR3 = 14,95 mW

Pt = PR1 + PR2 + PR3
Pt = 12,46 + 14, 95 + 14,95
Pt = 42,36 mW ( dianggap sama karena terjadi pembulatan di belakang koma )

Itu tadi mengenai perhitungan hambatan, tegangan, arus, dan daya pada rangkaian seri resistor. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa resistor yang disusun seri memiliki sifat :
  1. Arus sama dalam rangkaian dan tiap resistor
  2. Tengangan berbeda dalam tiap resistor ( tegangan total merupakan penjumlahan dari setiap tegangan resistor ).
  3. Total daya yang diserap merupakan penjumlahan daya dalam setiap resistor.
Mudah mudahan artikel tersebut bermanfaat bagi pembaca semua yang membutuhkan. Jangan lupa baca juga Konfigurasi Rangkaian Tahanan atau Hambatan
Herwanto
Pekerja mandiri, freelancer

Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter