Teori Jembatan Wheatstone

Dalam postingan kali ini admin akan membahas tentang salah satu teori dalam elektronika khususnya dalam pengukuran sebuah tahanan atau impedansi. Prinsip jembatan wheatstone sering dipakai dalam pengukuran tahanan, peralatan - peralatan meter, karena sifat jembatan ini dapat dibuat setimbang ( balance ).

Gambar Prinsip Jembatan Wheatstone 1
Gambar Prinsip Jembatan Wheatstone 1

Sebagai contoh bila voltmeter V1 untuk mengukur tegangan antara terminal A dan terminal C dan voltmeter V2 untuk mengukur tegangan antara terminal B dan terminal C berimpit dengan terminal A akan diperoleh :

V1 = 0 Volt ; V2 = Vb Volt

Kemudian bila terminal C digeser dari terminal A ke B, maka V1 akan naik dan V2 akan menurun hingga didapat :

V1= Vb Volt ; V2 = 0 Volt

Dari uraian di atas terlihat bahwa tegangan yang ditunjukkan oleh meter sebanding dengan tahanannya, yaitu :

V1 sebanding dengan tahanan AC
V2 sebanding dengan tahanan BC

sehingga secara matematika dapat dituliskan :

Rumus Jembatan Wheatstone 1
Rumus Jembatan Wheatstone 1

Kemudian untuk lebih memahami tentang prinsip jembatan wheatstone, maka rangkaian tadi diganti dengan rangkaian berikut :

Gambar Prinsip Jembatan Wheatstone 2
Gambar Prinsip Jembatan Wheatstone 2

Diketahui RAB ≠ RBC dan  terminal C dan F dapat digeser sepanjang tahanan AB dan DE. Pada saat tegangan pada AC samadengan tegangan pada DF ( VAC = VDF ), maka : VCB = VFE ; VCF = 0 Volt. Beriku ini adalah rumus jembatan wheatstone untuk rangkaian tersebut.

Rumus Jembatan Wheatstone 2
Rumus Jembatan Wheatstone 2

Pada saat keadaan tegangan CF sama dengan nol, ( VCF = 0 ) dikatakan sebagai keadaan setimbang ( balance condition

Konfigurasi Jembatan Wheatstone

Konfigurasi jembatan wheatstone secara sederhana sering dibuat seperti rangkaian di bawah ini :

Gambar Prinsip Jembatan Wheatstone 3
Gambar Prinsip Jembatan Wheatstone 3

Galvanometer yang digunakan pada rangkaian di atas sangat sensitif sekali, sehingga perubahan tegangan yang kecil akan menggubah posisi jarum galvanometer.

Persamaan dalam keadaan setimbang :
Rumus persamaan setimbang
Rumus persamaan setimbang

Sehingga besarnya tahanan X adalah :

Rumus tahanan X
Rumus tahanan X
Rangkaian di atas dipakai untuk mengukur tahanan yang belum diketahui ( misalnya tahanan kabel tanah ). Adapun jalannya pengukuran adalah sebagai berikut : misalkan kawat penghantar yang akan diukur adalah X Ohm, kemudian kita buat rangkaian seperti di atas. Tahanan geser / variabel R diatur hingga galvanometer benar - benar menunjukkan 0 volt ( setimbang ) maka digunakan rumus tahanan X
Rumus tahanan X

Itu tadi pembahasan tentang Jembatan Wheatstone. Materi elekronika lainnya dapat dilihat pada halaman daftar isi pada blog ini. 

Herwanto
Pekerja mandiri, freelancer

Related Posts

3 komentar

  1. Jadi inget masa sekolah di SMK dulu, bikin mumet ini tapi menantang. Artikelnya sangat bermanfaat gan. Salam hangat dari saya https://www.buatkuingat.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya materi ini memang menantang. Biar ga lupa di tulis lagi.

      Hapus
    2. Terima kasih telah berkunjung dan menanggapi posting tentang jembatan wheastone ini di blog netronik

      Hapus

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter