Satuan Induktansi, Kapasitansi dan Medan Magnet

Induktansi, kapasitansi, dan medan magnet merupakan salah satu besaran yang banyak digunakan dalam dunia elektronika. Induktansi sendiri memiliki satuan Henry, sedangkan untuk kapasitansi adalah Farad, dan satuan medan magnet adalah Weber. 

Satuan-satuan tersebut diambil dari nama ilmuan yang menjadi pencetusnya. Seperti Joseph Henry, Michael Faraday, dan Wilhelm Weber. Para ilmuan tersebut sangat berjasa dalam bidangnya sehingga namanya sampai saat ini dicantumkan dalam satuan besaran. 

Baiklah dalam artikel ini langsung saja kita membahas tentang induktansi, kapasitansi dan medan magnet.

Materi Kapasitansi, Induktansi, dan Medan Magnet

  • Kapasitansi

Kapasitansi terdapat pada dua buah plat / lempengan yang sejajar. Besarnya kapasitansi tersebut tergantung dari luas penampang plat dan jarak antara kedua plat serta zat perantara diantara kedua pelat tersebut. Besarnya kapasitansi juga merupakan perbandingan antara muatan kedua pelat dan tegangan dari kedua plat tersebut. Satuan internasional untuk kapasitansi adalah farad ( F ) yang diambil dari nama Michael Faraday yang menyatakan bahwa :

When one coulomb is stored in the dielectric with a potensial difference of one volt, the capacitence is one farad. 
“ Satu farad adalah jumlah muatan listrik sebesar satu coulomb yang disimpan di dalam dielaktrika / zat perantara dengan beda potensial satu volt. “

Berikut ini adalah rumus kapasitansi.
Rumus kapasitansi
Rumus Kapasitansi

  • Induktansi

Induktansi adalah kemampuan suatu penghantar untuk menghasilkan tegangan induksi bila arus berubah ubah. Satuan internasional untuk induktansi adalah Henry yang diambil dari nama Joseph Henry yang menyatakan :
One henry is the amount of inductance that allows one volt to be induced when the current change at the rate of one ampere er second .
“Satu henry adalah besarnya induktansi yang menimbulkan tegangan sebesar satu volt akibat perubahan arus sebesar satu amper tiap detik. “

Untuk kumparan, besarnya induktansi tergantung dari banyaknya lilitan, diameter lingkaran kumparan, dan panjang kumparan.

Berikut ini adalah rumus induktansi
Rumus induktansi
Rumus dasar Induktansi


  • Kuat Medan Magnet

Pengaruh dari listrik selain tegangan dan arus juga menghasilkan medan magnet. Yang dimaksud dengan medan magnet adalah daerah yang umumnya berada di dekat magnet, yang masih dipengaruhi oleh magnet yang bersangkutan. Sebenarnya medan magnet adalah daerah yang dilalui oleh garis garis gaya magnet ( fluksi ).

Satuan internasional untuk medan magnet adalah Weber yang diambil dari nama Wilhelm Weber ( 1804 – 1890 ) yang menyatakan bahwa :
A uniform magnetic field has a flux of one weber if conductor cutting through the field at a uniform rate in 1 second generates an e.m.f Of one volt.
“Suatu medan magnet serba sama mempunyai fluksi sebesar satu weber bila suatu konduktor digerakkan memotong medan magnet serba sama selama satu detik akan membangkitkan ggl sebesar 1 volt . “

Berikut ini adalah rumus untuk mengetahui kuat medan magnet.
rumus kuat medan magnet
Rumus Medan Magnet
Itu tadi pembahasan mengenai Induktansi, Kapasitansi dan Medan Magnet yang kami ringkas dalam artikel ini. Mudah mudahan artikel ini dapat bermanfaat dan juga dapat anda bagikan ke teman teman anda secara gratis.

Tidak lupa untuk artikel selanjutnya adalah pembahasan tentang Resistansi atau Hambatan atau Tahanan. Artikel tersebut dibahas dalam artikel tersendiri karena memiliki pembahasan yang cukup panjang dibagi menjadi beberapa posting artikel yang akan kami segera publikasikan dalam waktu dekat.

Artikel yang lainnya dapat dilihat dalam daftar isi blog kami tentang Materi Elektronika Dasar
Herwanto
Pekerja mandiri, freelancer

Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter